Sewa  Kapal Phinisi
Menu

Perjanjian charter kapal pinisi: isi yang perlu dibaca sebelum tanda tangan

Di halaman ini
  1. Apa itu perjanjian charter?
  2. Apa beda time, voyage, dan bareboat?
  3. Apa yang diatur hukum Indonesia?
  4. Klausul apa yang harus diperiksa penyewa?
  5. Siapa pihak yang menandatangani?
  6. Bagaimana meninjau naskah sebelum menandatangani?
  7. Dokumen apa yang perlu disiapkan?
  8. Kapan sebaiknya memakai pengacara maritim?
  9. Apa yang perlu diputuskan sebelum tanda tangan?
  10. Dari mana fakta di halaman ini berasal?
  11. Bagaimana cara menghubungi desk?

Oleh Sewa Kapal Phinisi Editorial Desk

Haluan perahu biru tertambat tali di atas air jernih dengan kawanan ikan kecil di bawahnya
Perahu tertambat di atas kawanan ikan, Raja Ampat. Foto: David Tjokrorahardjo, CC BY-SA 4.0, Wikimedia Commons, ukuran diubah. Foto ilustrasi: bukan kapal, proyek, atau layanan situs ini, dan bukan kapal yang ditawarkan.

Perjanjian charter adalah kontrak antara pemilik kapal dan penyewa yang menentukan siapa mengoperasikan kapal, siapa menanggung biaya, dan siapa memikul risiko. Untuk sewa pinisi wisata yang lazim memakai awak, baca identitas pihak, kapal, tanggal, isi harga, dan aturan pembatalan sebelum tanda tangan. Halaman ini panduan umum, bukan nasihat hukum.

Apa itu perjanjian charter?

Dalam istilah maritim dokumen ini disebut charterparty. Wikipedia Inggris mendefinisikannya sebagai kontrak antara pemilik kapal dan penyewa untuk menyewa kapal bagi penumpang, muatan, atau yacht rekreasi. Sewa pinisi untuk liburan masuk golongan terakhir, meski naskah yang Anda terima bisa saja berjudul kontrak sewa, konfirmasi pemesanan, atau invoice dengan syarat di halaman belakang. Judulnya tidak sepenting isinya.

Artikel hukum di LegalMP meringkas inti dokumen charter menjadi tiga pertanyaan: siapa yang mengoperasikan kapal, siapa yang menanggung biaya, dan siapa yang memikul risiko. Artikel itu membahas charter kapal secara umum, tetapi tiga pertanyaan tersebut berguna sebagai alat baca untuk naskah sewa wisata. Ambil stabilo dan cari jawabannya. Bila salah satu tidak ketemu, itulah bagian yang perlu ditanyakan sebelum uang berpindah.

Perjanjian bukan langkah pertama. Ia datang setelah Anda bertanya, menerima penawaran, dan menyepakati kapal serta tanggal. Urutan lengkapnya ada di panduan cara sewa kapal pinisi. Halaman ini hanya membahas apa yang tertulis di naskah.

Apa beda time, voyage, dan bareboat?

Wikipedia menyebut tiga jenis utama charterparty: time, voyage, dan demise. Demise juga dikenal sebagai bareboat. Perbedaannya terletak pada siapa memegang kapal dan awak selama masa sewa.

Apa beda time, voyage, dan bareboat?
JenisYang dibeli penyewaSiapa mengurus kapal dan awakArti bagi penyewa wisata
Time charterPemakaian kapal selama jangka waktu tertentuPemilik tetap mengelola kapal, penyewa memberi perintah penggunaanBaca sejauh mana permintaan rute Anda mengikat, dan siapa yang berhak menolak
Voyage charterSatu pelayaranPemilik menyediakan nakhoda, awak, bahan bakar, dan perbekalanBaca titik awal, titik akhir, dan apa yang terjadi bila pelayaran berubah
Demise atau bareboatKapal tanpa pengelolaan pemilikPenyewa memikul awak dan perawatan selama masa sewaJarang relevan untuk liburan. Bila istilah ini muncul di naskah, tanyakan mengapa

Klasifikasi usaha di OSS menyebut penyewaan bersama awak atau operatornya: KBLI 50113 mencakup angkutan laut dalam negeri untuk wisata, termasuk penyewaan angkutan laut berikut operatornya, dan subgolongan KBLI 5011 mencakup penyewaan kapal wisata dengan awak kapalnya. Kode itu menerangkan jenis kegiatan usaha. Ia tidak membuktikan sebuah operator memegang izin, dan cara mengeceknya kami bahas di halaman izin operator sewa kapal pinisi.

Tidak ada sumber yang menggolongkan sewa pinisi wisata ke salah satu jenis di atas. Maka jangan berhenti pada label di judul naskah. Sebuah dokumen bisa bertuliskan time charter sekaligus memberi nakhoda hak penuh atas rute. Yang berlaku bagi Anda adalah kalimat di dalamnya.

Apa yang diatur hukum Indonesia?

Lebih sedikit daripada yang dibayangkan banyak penyewa. Menurut ringkasan kantor hukum ARMA Law, KUHD semula mengenal charter party hanya sebagai time charter dan voyage charter, yaitu pada Pasal 453 dan 460. Ringkasan yang sama menyebut UU Pelayaran, yaitu UU 17/2008 yang diubah UU 66/2024, tidak mengatur charter party secara luas, sehingga perjanjian itu dipandang sebagai perjanjian hukum perdata. Peraturan khusus untuk sewa pinisi wisata juga tidak kami temukan.

Akibatnya, isi kontrak memegang peran besar. Artikel LegalMP mengutip Pasal 1338 KUHPerdata: perjanjian yang sah berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak yang membuatnya. Dalam praktik penyewa, itu berarti janji yang penting perlu berada di naskah, bukan hanya di percakapan. Kamar yang dijanjikan, kapal pengganti yang disinggung, atau rute yang disepakati lisan sebaiknya dipindahkan ke dokumen sebelum tanda tangan.

Ada satu hak yang jarang diketahui penyewa wisata. ARMA Law mencatat KUHD Pasal 459 ayat 1 mengakui hak penyewa menunjuk surveyor untuk memeriksa kapal sebelum charter dimulai. Untuk liburan singkat langkah ini mungkin berlebihan, tetapi untuk acara perusahaan atau rombongan besar, ketentuan tersebut layak disebut saat Anda meminta akses pemeriksaan.

Klausul apa yang harus diperiksa penyewa?

Periksa dari atas ke bawah dengan daftar berikut. Kolom kanan berisi pertanyaan yang bisa langsung Anda kirim bila naskahnya diam.

Klausul apa yang harus diperiksa penyewa?
KlausulYang harus tertulisPertanyaan bila belum jelas
Para pihakNama badan hukum atau orang yang berkontrakSiapa yang bertanggung jawab bila kapal tidak tersedia?
KapalNama kapal dan ketentuan bila kapal digantiApakah kapal boleh diganti, dan apakah saya boleh menolak penggantinya?
WaktuTanggal, jam naik, jam turun, titik naik dan turunKapan persisnya masa sewa berakhir?
RuteRencana pelayaran dan pihak yang berhak mengubahnyaSiapa yang memutuskan perubahan rute, dan siapa menanggung biayanya?
TamuJumlah tamu dan batas kapasitasApa yang berlaku bila tamu bertambah atau berkurang?
HargaTotal, mata uang, pajakApakah angka ini sudah final, dan apakah pajak di dalamnya?
Isi hargaDaftar termasuk dan tidak termasukPos apa yang akan ditagih terpisah setelah saya membayar?
PembayaranTermin, tenggat, rekening penerimaApakah rekening atas nama pihak yang menandatangani?
PembatalanPersentase pengembalian menurut tanggalDihitung dari total atau dari uang muka?
Cuaca dan kaharAkibat bagi uang dan jadwalApa pilihan saya bila kapal tidak mendapat izin berlayar?
Pemeriksaan kapalAkses sebelum berangkatBolehkah saya menunjuk surveyor?
Hukum dan sengketaHukum yang berlaku dan tempat penyelesaianBahasa mana yang berlaku bila ada dua versi naskah?

Dua klausul biasanya paling mahal bila terlewat, yaitu pembatalan dan cuaca. Angka pembatalan per operator kami bandingkan di halaman deposit dan pembatalan sewa kapal pinisi, jadi di sini cukup satu saran: pastikan naskah menyebut dasar penghitungannya, karena persentase tanpa dasar bisa dibaca dua cara.

Periksa juga urutan dokumen. Bila situs operator, penawaran, dan naskah berbeda, mintalah jawaban tertulis tentang mana yang berlaku. Naskah dari perusahaan kami, bila permintaan lewat desk berlanjut ke kontrak, diuji dengan daftar klausul yang sama. Lampiran seperti itinerary dan daftar kabin perlu dirujuk di naskah supaya ikut menjadi bagian kesepakatan.

Siapa pihak yang menandatangani?

Jangan menganggap nama di iklan sama dengan nama di kontrak. Komodo Touristic, misalnya, menyatakan diri sebagai agen perjalanan yang menyediakan platform pemesanan. Anda perlu tahu siapa yang mengikatkan diri untuk menyediakan kapal, dan kepada siapa Anda menagih bila terjadi masalah.

Cocokkan tiga nama: pihak di naskah, penerbit invoice, dan pemilik rekening penerima. Bila ketiganya berbeda, minta penjelasan tertulis tentang hubungan mereka. Bila Anda menandatangani atas nama perusahaan, pastikan penandatangan memang berwenang.

Untuk situs ini, jawabannya begini. Situs Sewa Kapal Phinisi sendiri bukan pihak kontrak. Bila permintaan lewat desk berujung pada charter marketing atau perwakilan komersial, kontraknya diterbitkan PT Komodo Bahari Nusantara, dan pihak-pihaknya ditulis di penawaran agar bisa Anda periksa dengan daftar di atas.

Bagaimana meninjau naskah sebelum menandatangani?

Baca dua kali dengan tujuan berbeda. Pada bacaan pertama, jangan menilai apa pun. Tandai saja nama pihak, nama kapal, tanggal, angka uang, dan persentase, lalu cocokkan satu per satu dengan penawaran. Kesalahan paling mudah ditemukan justru di sini, misalnya tanggal yang bergeser, nama kapal yang berubah menjadi "atau setara", atau jumlah tamu yang berbeda.

Pada bacaan kedua, bayangkan tiga kejadian: rombongan Anda mundur dua minggu sebelum berangkat, kapal tidak mendapat izin berlayar, dan kapal rusak di tengah pelayaran. Untuk tiap kejadian, cari kalimat yang menjawab siapa membayar apa. Bila Anda tidak menemukannya, tulis pertanyaan di margin dan kirim sekaligus, jangan satu per satu.

Setelah ada revisi, minta naskah lengkap versi baru, bukan hanya kalimat yang berubah di percakapan. Tanda tangani versi terakhir itu saja, simpan salinan yang sudah ditandatangani kedua pihak, dan pastikan lampirannya ikut tersimpan. Jangan melunasi sebelum salinan ini Anda pegang, kecuali Anda sengaja menerima risikonya.

Dokumen apa yang perlu disiapkan?

Sebagai persiapan, kumpulkan yang berikut:

  • Identitas penandatangan, dan bukti kewenangan bila Anda mewakili perusahaan atau panitia.
  • Data penumpang. Daftar data penumpang dibahas di langkah menyewa kapal pinisi.
  • Penawaran terakhir beserta tanggal dan masa berlakunya.
  • Itinerary yang ingin dijadikan lampiran.
  • Bukti pembayaran yang mencantumkan nama penerima.

Kumpulkan juga salinan dokumen kapal yang Anda minta, seperti sertifikat keselamatan. Dokumen ini bukan bagian naskah, tetapi berguna untuk dicocokkan dengan nama kapal yang tertulis di dalamnya.

Kapan sebaiknya memakai pengacara maritim?

Saat nilai kontrak besar, atau akibat kegagalannya melampaui uang sewa. Acara perusahaan dengan undangan, sewa panjang berbulan-bulan, atau naskah berbahasa asing yang tunduk pada hukum lain termasuk contoh yang layak ditinjau pengacara maritim berlisensi. Panduan ini hanya membantu Anda membaca dan bertanya. Ia tidak menilai naskah Anda, tidak menggantikan pendapat hukum, dan tidak menyatakan sebuah klausul sah atau tidak.

Agar waktu pengacara efisien, siapkan naskah versi terakhir, penawaran, itinerary, bukti percakapan yang berisi janji penting, dan daftar pertanyaan dari tabel di atas. Tandai bagian yang berbeda dari penawaran. Pertanyaan yang konkret biasanya menghasilkan jawaban yang konkret.

Apa yang perlu diputuskan sebelum tanda tangan?

Apakah sewa pinisi untuk liburan termasuk bareboat?

Tidak ada sumber yang menggolongkannya begitu. Kode KBLI 5011 dan 50113 menyebut penyewaan kapal dengan awak atau operatornya. Bila kata bareboat muncul di naskah, minta penjelasan.

Bolehkah penyewa memeriksa kapal sebelum charter dimulai?

Boleh diminta. ARMA Law mencatat KUHD Pasal 459 ayat 1 mengakui hak penyewa menunjuk surveyor. Sepakati waktu dan aksesnya secara tertulis, karena kapal wisata punya jadwal keluar masuk pelabuhan.

Apakah janji lewat WhatsApp cukup?

Tidak cukup. Pindahkan janji penting ke naskah atau lampiran, sebab isi perjanjian yang sah itulah yang mengikat para pihak menurut Pasal 1338 KUHPerdata yang dikutip LegalMP.

Siapa lawan kontrak saya bila memesan lewat agen?

Lihat naskahnya, jangan iklannya. Agen bisa menjadi pihak atau hanya perantara pemesanan. Cocokkan nama di naskah, penerbit invoice, dan pemilik rekening, lalu minta penjelasan tertulis bila berbeda.

Apakah halaman ini dapat menggantikan pengacara?

Tidak. Halaman ini panduan membaca untuk penyewa wisata dan bukan nasihat hukum. Untuk kontrak bernilai besar, mintalah tinjauan pengacara maritim berlisensi.

Dari mana fakta di halaman ini berasal?

Bagaimana cara menghubungi desk?

Kirim pertanyaan tentang penawaran yang sedang Anda baca ke WhatsApp 6281139414563 atau bd@juaraholding.com. Desk tidak memberi pendapat hukum atas naskah pihak lain.

Membandingkan harga sewa kapal pinisi?

Kirim rute, tanggal, dan jumlah tamu. Desk menjawab tertulis.

Tanya lewat WhatsApp bd@juaraholding.com